Hunk Menu

Overview of the Naolla

Naolla is a novel which tells about life of Hucky Nagaray, Fiko Vocare and Zo Agif Ree. They are the ones who run away from Naolla to the Earth. But only one, their goal is to save Naolla from the destruction.

Book 1: Naolla, The Confidant Of God
Book 2: Naolla, The Angel Falls

Please read an exciting romance novel , suspenseful and full of struggle.
Happy reading...

Look

Untuk beberapa pembaca yang masih bingung dengan pengelompokan posting di blog ini, maka saya akan memberikan penjelasannya.
(1)Inserer untuk posting bertemakan polisi dan dikutip dari blog lain;(2)Intermezzo adalah posting yang dibuat oleh pemilik blog;(3)Insert untuk cerita bertema bebas yang dikutip dari blog lain;(4)Set digunakan untuk mengelompokan posting yang sudah diedit dan dikutip dari blog lain;(5)Posting tanpa pengelompokan adalah posting tentang novel Naolla

Selasa, 20 November 2012

Inserer: KU DIPERKOSA DI BANDARA KING KHALID AIRPORT RIYADH ARAB SAUDI


Kisah ini saya awali dari pemerkosaan di bandara King Khalid Airport Riyadh Arab Saudi, dan untuk cerita-cerita sebelumnya akan saya ceritakan dilain kesempatan.
7 tahun saya hidup di Arab Saudi, karena keadaan ekonomi negara kita yang kurang stabil dampaknya saya harus di ekspor untuk menjadi TKI di Arab Saudi. Pada sore itu saya mengantar teman-teman yang mau pulang ke Indonesia, setiba dibandara saya dan teman-teman yang mau pulang tadi main-main dulu di bandara karena pesawat akan terbang jam 09.00 malam WKSA (Waktu King Saudi Arabia). Saya main-main dilantai 2, kami foto-foto diatas untuk mengabadikan kenangan terakhir dengan teman-teman saya.
Sudah menjadi larangan di Arab Saudi untuk foto-foto di tempat umum. Lagi asyik-asyiknya ceprat cepret kami di datangi polisi bandara dan langsung menyita hp saya.  Waktu itu yang dipakai untuk foto adalah BB saya, yang didalamnya ada koleksi vidio gay. Setelah adu argument akhirnya saya di bawa ke ruang pemeriksan bawah tanah, untungnya teman-teman gak tau kalau di hp sy ada vidio gay, coba kalau mereka tau betapa malunya diri ku.
Setibanya di ruang pemeriksaan bawah tanah saya di tanya macam-macam, dalam ruangan itu Cuma ada 2 polisi dan saya sendiri. Berikut kutipan percakapan kami seperti ini:
Polisi : ismuk inta?...(siapa nama mu)
Saya : ana Dany…( saya Dany)
Polisi :min wen inta? (dari mana kamu)
Saya : Indonesi (indonesia)
Polisi :lis inta taswir fil mator? (kenapa kamu foto-foto di bandara)
Saya : ana ibgho taswir akhir ma’ak sodiqi…(saya mau foto-foto terakhir dengan teeman saya)
Polisi : inta maklum hada balad mamnuk taswir fil mator (kamu tau kalau negara ini melarang foto
            dibandara)
Saya : aiwa ana maklum…(ya, saya ngerti)
Polisi : toyyib, is hada vidiu (baik, vidio apa ini)
Belum sampai saya menjawab pertanyaan ini, polisinya tanya lagi
Polisi : inta liwath? (kamu homo)
Saya : aiwa (ya)
Polisi : ana ibgho duk-duk ma’ak inta…(saya mau ML sama kamu)
Saya : malis ya mudhir, ana takban…(maaf pak, saya sakit)
Polisi : la, lazim duk-duk…lau mafi duk-duk inta ruh tarhil…(tidak, kita harus ML, kalau kamu tidak mau kamu harus masuk penjara).
Dalam pikiran saya dari pada di penjara mendingan ML aja,..padahal kontol ku juga sudah ngaceng. Karena kalau sampai masuk penjara masalahnya akan panjang dan saya juga akan di hukum seperti layaknya orang berzina, di cambuk terus dilempari batu dan di asingkan dari negara Arab.
Tanpa lama-lama saya langsung mengiyakan ajakan polisi tadi, terus kedua polisi itu membuka celana dinasnya, maka kontol gede-gede itu sudah menjejeli mulut ku…kedua polisi itu gantian memasukkan kontolnya kemulut ku, selang beberapa menit satu polisi melepaskan baju ku dan bajunya dia masing-masing. Kami semua telanjang bulat, setelah mengadakan oral polisi meminta ku untuk ambil posisi dog style,….kontol itu mulai dimasukkan, betapa sakitnya lubang anus ku ketika dimasuki kontol yang gede banget, meskipun lubang anus ku sering di masuki kontolnya orang Arab tapi tetap saja sakit tapi lama kelamaan rasa sakit itu berubah menjadi nikmat,……sambil terus mengenjot lubang anus ku, polisi tadi merengeh-rengeh ach,ach,ach…..dan berucap : “hada ahsan min nissa’ (ini lebih nikmat dari perempuan)…akupun membalasa ucapannya : “alatul ya mudir, sur’ah sur’ah (teruskan pak, lebih keras lagi)”……achhhh,aachhh,achhh……saya merasakan dua kenikmatan, yang satu kenikmatan kontol di lubang anus ku yang satu lagi kenikmatan kontol di mulutku….setelah polisi yang satu puas, sekarang gantian polisi yang satunya memasukkan kontolnya di lobang pantat ku…..sleeep…..auuuchh….”isbir ya habibi (sabar ya sayang)”…ucap polisi itu. Selang beberapa saat polisi yang menusuk lobang pantat ku mengeluarkan sperma di lobang pantat ku…acchhh,aachh,aachh….”ruh barra habibi (mau keluar sayang)”, kemudian polisi yang satunya mengeluarkan sperma di wajah ku, setelah spermanya keluar semua, kedua polisi tadi menjilati wajah ku yang sudah dilumuri oleh sperma…sambil menjilati sperma, kami juga berciuman bibir…..achhhhh betapa nikmatnya kontolnya polisi bandara itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar